Loading...
Thursday, 16 Aug 2018

CCED

UPT Pengembangan Karir dan Kewirausahaan

Sosialisasi Kegiatan UPT Pengembangan Karier dan Kewirausahaan

Berita Umum | 21 March 2018 15:35 wib
Tabik Pun!!!
Gagal

UPT Pengembangan Karier dan Kewirausahaan Universitas Lampung (CCED) adakan sosialisasi kegiatan salah satunya tracer study di Ruang Sidang Lantai 2 Gedung Rektorat, Selasa (20/03/2018). Kegiatan ini mengundang para Wakil Dekan, Kepala Program Studi dan UKM yang mengikuti wirausaha.


Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A., selaku Kepala UPT Pengembangan Karier dan Kewirausahaan saat menyampaikan laporan kegiatan mengatakan, target diadakannya pertemuan ini yaitu membangun sinergi agar CCED lebih dikenal dan dapat memberi pelayanan optimal kepada seluruh stakeholder.


Sesuai dengan fungsinya, CCED ingin membantu mempersiapkan alumni sesuai kompetensi yang diperlukan dunia kerja. Tak hanya bermanfaat untuk para lulusan, program-program yang dibuat membantu program pemerintah memetakan dan menyelaraskan kebutuhan dunia kerja dengan pendidikan tinggi di Indonesia. Selain itu juga menumbuhkan minat dan budaya kewirausahaan di kalangan mahasiswa dan alumni Universitas Lampung.


UPT Pengembangan Karier dan Kewirausahaan Universitas Lampung juga mempersiapkan para calon lulusan, seperti membekali keterampilan dan pengetahuan kepada mahasiswa agar setelah lulus siap mendapatkan pekerjaan atau bahkan menjadi pengusaha.


“Sehingga ketika mahasiswa lulus hanya ada 3 kemungkinan, menjadi profesional, enterpreuner atau melanjutkan sekolah. Yang jelas tidak boleh jadi pengangguran.” pungkasnya.


Tim CCED juga berencana membuat program uji kompetensi untuk Lembaga Sertifikat Profesi (LSP) dalam waktu dekat. Hal ini diharapkan menjadi modal bekerja para alumni.


Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Profesor Karomani yang juga hadir dalam kegiatan menambahkan, beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa 87% keberhasilan mahasiswa tidak ditentukan oleh Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Jadi mahasiswa dengan IPK tertinggi belum tentu menjadi jaminan sukses di dunia kerja. Namun demikian, keberhasilan ditentukan dengan soft skill mahasiwa sedangkan IPK sendiri hanya mempunyai pengaruh sebesar 13%.


Sebagai perwakilan pimpinan bidang alumni dan kemahasiswaan, Karomani merasa bertanggung jawab terhadap seluruh calon alumni. Selain akademik, mahasiswa diharapkan memiliki keterampilan lain di bidang kewirausahaan yang kemudian akan dibina dan diarahkan dalam pekerjaan.


“Pengangguran lulusan sarjana sudah di atas lima ratus ribu. Negara dan Perguruan Tinggi harus berkontribusi mengatasi masalah pengangguran. Dalam hal ini Universitas Lampung berencana mengadakan program uji kompetensi sebagai persiapan mahasiswa Universitas Lampung agar mampu bersaing.”


[Dwi Putriana / Inay _ Humas]

Link
Dilihat 143 kali